
Setelah diterima, pastinya ia mengikuti Masa Orientasi Sekolah (MOS).
Sesuai judul, disaat hari pertama MOS semua siswa dikelompokkan sesuai dengan jurusan yang dipilih saat mendaftar. Setelah dikelompokkan, ketua OSIS memperkenalkan siapa-siapa yang akan menjadi pembimbing ditiap kelompok saat MOS nanti.
"Betulan?" Bathin Si-Ariffin- saat melihat pembimbing kelompoknya, yang menurutnya lumayanlah. "Kenalin nama saya Erma fazriyana" Sahut Si pembimbing dengan wajah yang kalo diperhatikan kayak orang sok jahat, padahal aslinya hmmm...
Setelah mengenalkan nama, Si-Ariffin tidak fokus lagi dengan Kata-kata selanjutnya dari mulut kak Erma, yang ia fokuskan hanya melihat tiap detail wajah kak erma yang katanya "Lumayanlah!"
"Eh catat!" Kejut teman kelompoknya, yang sedari tadi duduk disamping Si-Ariffin, sebut saja namanya Ari. "Apa yang mau dicatat?" tanya Si-Ariffin, tanpa memalingkan wajahnya sedikitpun. "Nih... Cobak tengok!" "Haa.. Betulan?" Si-Ariffin terkejut saat melihat catatan dibuku Ari yang hampir separuh halaman "Mati!" Gumamnya "Eheem!" Kejut kak Erma, tiba-tiba berdiri disamping Si-Ariffin dengan ekspresi wajah "Sama". Spontan Ari dan Si-Ariffin mendongakkan kepala "Kenapa berisik?" tanya kak Erma dengan nada marah dibuat-buat, memandang bergantian kearah ari dan Si-Ariffin-tomato. Ari menunduk takut, dan Si-Ariffin hanya mengangkat Alisnya "Dan kamu... Mana alat tulismu?" Kali ini mata kak Erma melotot hanya kearah Si-Ariffin "Bentar..." jawab Si-Ariffin sembari mengeluarkan alat tulis dari dalam tasnya, lalu mengacungkan nya kearah kak Erma "Jadi kamu dari tadi gak catat apa yang saya bilang?" "Gak dengar lah kakak!" jawab Si-Ariffin, memberanikan diri menatap lebih lama mata kak Erma "Hmm.. Yaudah, nanti pinjam catatan temanmu itu!" Nada bicara kak Erma perlahan melembut, layaknya hujan setelah guntur bergemuruh.
Hari-hari berikutnya tak seperti apa yang ada didalam fikiran Si-Ariffin sebelumnya, berbanding terbalik sejak mengenal pembimbing MOS yang baik plus cantik 👌☺
Setelah 5hari berlalu, tibalah hari ke-6 dari MOS dan juga menjadi hari terakhir dari MOS. hari itu semua pembimbing dan peserta MOS saling berjabat tangan meminta maaf satu sana lain, supaya tidak ada dendam dari MOS kemarin. Setelah berjabat tangan, para pembimbing MOS memberikan kertas kecil kepada tiap peserta "Oke... Apakah sudah dapat semua kertas ini?" Tanya ketua OSIS sembari mengacungkan kertas kecil ditangannya "Sudah!" jawab seluruh peserta "Nahh... Sekarang tulis nama dan tanggal lahir kamu disalah satu sisi kertas!" "Jika sudah, disisi yang kosong kamu tulis nama pembimbing yang paling kamu suka dan yang paling kamu tidak suka, jangan lupa! Tuliskan alasannya!" "Jika sudah selesai, berikan kertas itu ke pembimbing kalian masing-masing!" .
Setelah semua kertas kecil itu terkumpul, Si-ketua-Osis membacakan satu persatu isi dari kertas tersebut. Isinya rata-rata hampir sama satu sama lain "Aku tak suka sama kakak A karena dia jahat!" ungkapan ketidaksukaan.
"Oke! Semua kertas udah dibacakan, masing-masing bole..." "Tunggu..." potong seorang pembimbing "Belum semuanya... Nih masih ada satu ditangan Erma!" teriaknya "Tapi dia gak mau kasih!" ...-
0 Response to "Cerita saat MOS part 1"
Posting Komentar
Tinggalkan jejakmu dikotak komentar :)